Agt 6, 2026
LimapuluhKota—Balai Panjang, Kamis (6/8/2026) Pemerintah Nagari Balai Panjang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nagari Tahun 2026 di Aula Jorong Koto Malintang. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 serta Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028.
Musrenbang dihadiri oleh Camat beserta jajaran, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Balitbang, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), Dinas Perikanan, unsur kelembagaan nagari, Badan Musyawarah (Bamus), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Kegiatan berlangsung di aula, secara partisipatif dengan membahas berbagai usulan pembangunan yang berasal dari masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas pembangunan Nagari Balai Panjang untuk tahun mendatang.
Dalam sambutannya, Wali Nagari Balai Panjang, Idris, menegaskan bahwa kondisi keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang untuk terus menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Kita harus mampu berjuang bersama dalam kondisi anggaran yang serba terbatas. Karena itu, setiap usulan yang diajukan harus benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat dan disusun sesuai skala prioritas. Dengan kebersamaan dan sinergi semua pihak, saya yakin pembangunan Nagari Balai Panjang tetap dapat berjalan dengan baik," ujar Idris.
Sementara itu, Camat yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang sebagai wadah untuk menyatukan aspirasi masyarakat. Ia berharap seluruh usulan yang disepakati benar-benar menjadi prioritas yang realistis dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
"Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum penting untuk memastikan pembangunan direncanakan secara terbuka, partisipatif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah nagari, kecamatan, dan perangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," ungkapnya.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Nagari Balai Panjang berharap seluruh usulan pembangunan dapat disusun secara terarah dan menjadi landasan dalam penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 serta DU RKP Tahun 2028. Dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan pembangunan di Nagari Balai Panjang semakin tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(*).