Padang Pekat news.com — Subdit Gakkum memanfaatkan momentum kegiatan NGOBRAS (Ngobrol Bareng Polantas) sebagai ruang dialog terbuka antara aparat dan masyarakat. Kegiatan yang digelar di kawasan terminal itu menghadirkan suasana berbeda dari pola sosialisasi pada umumnya.
Dengan pendekatan humanis dan penuh keakraban, personel kepolisian duduk sejajar bersama para sopir dan pekerja terminal. Tanpa sekat formalitas, komunikasi dua arah terbangun secara terbuka, membahas berbagai persoalan lalu lintas yang dihadapi di lapangan.
Suasana hangat dan santai yang tercipta tidak sekadar menjadi simbol kedekatan antara polisi dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum, khususnya di bidang lalu lintas.
NGOBRAS bukan hanya ajang silaturahmi. Forum ini dimanfaatkan sebagai sarana strategis untuk menanamkan kesadaran hukum secara kolektif. Melalui diskusi langsung, tukar pengalaman, serta pembahasan persoalan nyata di lapangan, Subdit Gakkum mendorong lahirnya budaya tertib berlalu lintas yang tumbuh dari pemahaman dan kesadaran bersama.
Pendekatan ini menegaskan bahwa penegakan hukum tidak semata bertumpu pada tindakan represif, melainkan juga pada edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan. Harapannya, kesadaran tertib berlalu lintas tidak lahir karena takut ditindak, tetapi karena adanya komitmen bersama untuk menciptakan keselamatan di jalan raya. ( Mas rizal)