Mei 4, 2026
Jakarta Selatan – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jakarta Selatan menyelenggarakan Ujian Kelayakan Calon Warga (UKCW) Tahun 2026 pada Minggu, 3 Mei 2026, yang berlangsung di Bukit Marwoto Cilandak Marinir. Kegiatan ini berjalan dengan penuh khidmat dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Dalam pelaksanaan upacara pembukaan, yang seharusnya dipimpin oleh Ketua Cabang PSHT Jakarta Selatan, Anggoro Jati, berhalangan hadir. Posisi Inspektur Upacara kemudian diwakili oleh Anggota Dewan Cabang PSHT Jakarta Selatan, Sumadi.
Sementara itu, di lain tempat, Ketua Cabang PSHT Jakarta Selatan, Anggoro Jati, dalam pernyataannya menegaskan bahwa UKCW bukan sekadar agenda rutin atau formalitas organisasi, melainkan proses sakral yang menentukan kualitas seorang calon warga.
“Ujian ini bukan hanya menguji kemampuan teknik, tetapi juga menguji hati, mental, kejujuran, dan tanggung jawab. Menjadi warga PSHT berarti siap menjaga ajaran, menjaga persaudaraan, dan menjaga kehormatan organisasi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua yang mengikuti proses ini akan dinyatakan layak. Oleh karena itu, setiap peserta diminta untuk menjalani ujian dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, dan niat yang lurus.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa nilai utama dalam PSHT adalah membentuk manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta mampu mengendalikan diri dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi landasan utama dalam setiap proses pembinaan, termasuk dalam pelaksanaan UKCW.
Kepada para penguji dan panitia, ditekankan agar menjalankan tugas secara objektif, adil, dan penuh tanggung jawab demi menjaga kualitas dan marwah organisasi.
“Yang kita jaga bukan jumlah, tetapi kualitas. Karena satu warga yang baik akan membawa nama baik organisasi,” lanjutnya.
Kegiatan UKCW ini diharapkan mampu melahirkan warga-warga PSHT yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan spiritual, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dengan semangat persaudaraan dan nilai luhur Setia Hati Terate, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan generasi yang berkarakter dan bertanggung jawab. (*)