Daerah

Safari Ramadan di Situjuah Batua, Bupati Safni Sikumbang Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan.

Limapuluh Kota — Ratusan masyarakat memadati Masjid Nurul Yaqin, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis malam (5/3/2016). Kehadiran mereka untuk menyambut kunjungan Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, dalam rangka kegiatan Tim Safari Ramadan (TSR) I Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan. Warga dari berbagai unsur hadir memenuhi masjid, mulai dari tokoh masyarakat, alim ulama, ninik mamak, bundo kanduang, pemuda hingga para perantau yang kebetulan pulang kampung di bulan suci Ramadan.

Bupati Safni Sikumbang datang bersama rombongan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta pimpinan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Turut mendampingi anggota DPRD Limapuluh Kota, Fajar Rillah Vesky.

Selain itu, hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Ulil Azmi, SH, MH, yang merupakan putra daerah Jorong Tepi, Situjuah Batua.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui program TSR, pemerintah berupaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan, serta memastikan kehadiran pemerintah dapat dirasakan hingga ke tingkat nagari.

Wali Nagari Situjuah Batua, Emil Novri Irsyan Dt Rajo Simarajo, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Bupati Limapuluh Kota beserta rombongan ke nagari yang dipimpinnya.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bupati Safni Sikumbang beserta rombongan. Kehadiran bapak di nagari kami menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi masyarakat Situjuah Batua,” ujar Emil.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat kebersamaan serta semangat gotong royong dalam membangun nagari.

“Dalam bulan penuh keberkahan ini, mari kita tingkatkan kebersamaan dan semangat gotong royong demi kemajuan nagari ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, anggota DPRD Limapuluh Kota, Fajar Rillah Vesky, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Menurutnya, berbagai program dan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun wilayah hingga ke tingkat nagari.

Fajar juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi saat ini.

“Di era digital saat ini kita harus lebih bijak. Jangan mudah terhasut oleh isu-isu yang belum tentu benar. Mari kita pilah dan saring setiap informasi sebelum mempercayainya,” ujarnya.

Ia menambahkan, persatuan dan kebersamaan masyarakat sangat penting untuk menjaga suasana yang kondusif demi kelangsungan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Safni Sikumbang menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Situjuah Batua. Menurutnya, kehangatan tersebut mencerminkan kuatnya hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Saya sangat terharu melihat sambutan masyarakat Situjuah Batua malam ini. Ini menjadi bukti bahwa hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat tetap terjaga dengan baik,” ungkap Safni.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan adanya program bantuan dari Kementerian Pertanian berupa penyediaan bibit tanaman produktif bagi masyarakat. Setiap nagari direncanakan akan menerima bantuan bibit untuk pengembangan tanaman kakao, kelapa, kopi, dan alpukat dengan cakupan lahan sekitar 70 hektare atau lebih.

Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Bantuan bibit ini merupakan peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Karena itu kami berharap masyarakat dapat menyediakan lahan yang bisa dimanfaatkan, baik lahan yang sudah ada maupun lahan kosong,” jelasnya.

Safni menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

Ia juga membagikan prinsip hidup yang selama ini menjadi pegangan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin.

“Dalam hidup ini saya selalu berpegang pada empat hal, yaitu jujur, rajin, disiplin, dan bertanggung jawab. Empat hal ini penting tidak hanya bagi seorang pemimpin, tetapi juga bagi kita semua dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Safni memohon doa dan dukungan masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar kami dapat mengemban amanah ini dengan baik, sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Limapuluh Kota terus meningkat,” tutupnya.

Safari Ramadan malam itu menjadi lebih dari sekadar kunjungan pemerintah. Ia menjadi ruang silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan di Nagari Situjuah Batua.

(*)

Admin :
Fajri HR.