Kabupaten Agam ,Pekatnews.com (16/12/2025) Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat tidak hanya merendam rumah dan fasilitas umum, tetapi juga melumpuhkan mobilitas warga. Kendaraan roda dua yang menjadi tulang punggung aktivitas harian warga rusak akibat genangan air bercampur lumpur.
Menjawab kondisi darurat tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menghadirkan solusi nyata. Melalui program kemanusiaan, Polri memberikan layanan cuci dan servis motor gratis bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Agam.
Kegiatan ini dipusatkan di Mako Satpolair Polres Agam dan Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, dan dilaksanakan secara bertahap pada 17–19 Desember 2025, dilanjutkan 20–21 Desember 2025, menyesuaikan kondisi lapangan dan jumlah kendaraan warga yang terdampak.
Di bawah komando Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., personel Ditlantas diterjunkan langsung untuk memastikan pelayanan berjalan efektif, cepat, dan tepat sasaran.
Program ini sejalan dengan arahan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, yang menegaskan pentingnya kehadiran Polri secara nyata di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi dampak bencana alam.
Tidak sekadar mencuci kendaraan dari lumpur, petugas juga melakukan pemeriksaan ringan meliputi sistem pengereman, rantai, mesin, dan komponen vital lainnya agar sepeda motor kembali aman dan layak digunakan.
Bagi warga, bantuan ini sangat berarti. Banyak yang mengaku tidak memiliki biaya untuk memperbaiki motor pascabanjir, sementara kendaraan tersebut menjadi sarana utama untuk bekerja, mengantar anak sekolah, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pendekatan humanis dan empatik menjadi ciri utama kegiatan ini. Petugas melayani dengan ramah, terbuka, dan penuh kepedulian, menciptakan suasana kebersamaan antara Polri dan masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari bencana.
Antusiasme warga pun terlihat jelas. Sejak pagi, warga datang silih berganti memanfaatkan layanan gratis tersebut, menandakan tingginya kebutuhan sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri.
Melalui aksi ini, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya sebatas pengaturan lalu lintas dan penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai solusi sosial di saat krisis.
Dengan kendaraan yang kembali berfungsi, mobilitas warga mulai pulih dan roda perekonomian masyarakat perlahan bergerak kembali. Dari Kabupaten Agam, semangat “Polisi untuk Masyarakat” ditegaskan melalui tindakan nyata—hadir di tengah lumpur, saat rakyat benar-benar membutuhkan.