PAYAKUMBUH — Syafri Ario resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Payakumbuh-Lima Puluh Kota periode 2026-2029, Senin (21/9/2026) malam.
Pengembalian formulir dilakukan di Sekretariat PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota yang berada di kawasan eks Kantor Bupati Lima Puluh Kota, pusat Kota Payakumbuh. Langkah tersebut menjadi penegasan keseriusan Syafri Ario mengikuti proses pemilihan ketua organisasi wartawan itu.
Dalam kesempatan tersebut, Syafri Ario didampingi Koordinator Balai Wartawan Luak Limopuluah Aking Romi Yunanda serta sejumlah jurnalis yang tergabung dalam komunitas wartawan Luak Limopuluah.
Aking Romi Yunanda mengatakan, Syafri Ario merupakan jurnalis muda yang telah memiliki pengalaman cukup panjang, baik dalam kegiatan jurnalistik maupun organisasi. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi modal untuk memimpin PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota.
“Syafri Ario merupakan sosok muda yang sudah berpengalaman dalam dunia jurnalistik dan organisasi. Saya menilai sudah saatnya PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota dipimpin figur seperti dia,” ujar Aking.
Aking menambahkan, Syafri Ario juga tercatat sebagai pemegang Kartu Utama Dewan Pers. Selain itu, kiprah jurnalistiknya telah berlangsung di sejumlah media, termasuk Antara, Padang TV, Haluan, dan TVRI.
Dukungan serupa disampaikan Yudi Yusra, pengurus PWI Muda Payakumbuh-Lima Puluh Kota. Ia menyebut pengalaman organisasi dan jurnalistik serta gagasan yang dimiliki Syafri menjadi sejumlah modal untuk mengikuti kontestasi tersebut.
“Figur muda seperti Syafri Ario sangat dibutuhkan untuk memimpin organisasi PWI. Selain berpengalaman di bidang organisasi dan jurnalistik, dia juga memiliki ide dan gagasan,” kata Yudi.
Syafri Ario menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan sejawat atas doa dan dukungan yang diberikan. Ia menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh proses pemilihan Ketua PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota periode 2026-2029.
“Bismillahirrahmanirrahim, saya siap mengikuti kontestasi pemilihan ketua PWI mendatang,” ujar Syafri. (*)