Sep 11, 2026
Bukittinggi, pekatnews.com
Gedung bersejarah Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi menjadi saksi dilantiknya Asrial Gindo sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kota Bukittinggi periode 2026–2029 pada Jumat (11/9/2026). Sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, menandai babak baru kepemimpinan pers di Kota Jam Gadang.
Sosok kelahiran 10 Oktober 1974 ini bukanlah figur baru di panggung publik Sumatera Barat. Terpilihnya kembali Gindo melalui Konferensi Luar Biasa (KLB) pertengahan Juli lalu memuncaki perjalanan panjang seorang jurnalis senior yang menempa kapasitas kepemimpinannya dari pergerakan akar rumput, meja redaksi, hingga lembaga publik dan jejaring internasional.
Alumni STAIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi ini mengawali jejak kepemimpinannya di era Reformasi 1998. Saat kuliah, ia aktif di garis depan pergerakan mahasiswa menyuarakan keterbukaan informasi dan kebebasan berpendapat.
Gemblengan organisasi semakin solid saat berproses di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), hingga dipercaya menjadi Bendahara Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatera Barat.
Pengalaman pergerakan menjadi modal saat Gindo terjun ke dunia kewartawanan. Kariernya teruji di media cetak dan digital bersama Harian Singgalang dan Topsatu.com. Di Singgalang, ia dipercaya sebagai Koordinator Redaksi wilayah Kabupaten Dharmasraya, sebelum memimpin posko redaksi di Bukittinggi.
Wawasan jurnalistiknya juga diperkaya lewat pengalaman internasional. Sejak 2015, ia beberapa kali mengikuti Familiarization Trip (Fam Trip) Tourism Malaysia Medan, membangun jejaring media antarregional Asia Tenggara dan mempromosikan potensi pariwisata daerah.
Kemampuannya merangkul berbagai pihak membawa Gindo dipercaya memimpin PWI Bukittinggi pertama kali pada periode 2016–2019. Integritasnya juga mengantarnya mengemban amanah sebagai Ketua Panwascam Banuhampu 2021–2023 dan Pimpinan BAZNAS Kota Bukittinggi 2020–2025.
Kembali menakhodai PWI Bukittinggi, Gindo membawa visi mewujudkan organisasi yang mandiri, profesional, dan bermartabat. Di tengah tantangan disrupsi media digital dan disinformasi, ia berkomitmen memprioritaskan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), memperkuat perlindungan hukum anggota, serta membangun sinergi dengan Pemko Bukittinggi dan Forkopimda.
Rekam jejak panjang dari ruang pergerakan, meja redaksi, lintas negara, hingga lembaga pengabdian masyarakat kini menjadi bekal utama Asrial Gindo untuk membawa PWI Bukittinggi tetap berdiri tegak sebagai pilar pers yang kritis, beretika, dan mencerdaskan.