Daerah

SMKN 2 Padang Gelar MPLS Ramah 2026, Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Berkarakter.

Padang – SMKN 2 Padang melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13–17 Juli 2026 dengan mengusung tema "Datang Ceria, Pulang Bahagia". Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyambut peserta didik baru sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan budaya sekolah yang positif dalam suasana yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Pra-MPLS yang dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026. Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, SMKN 2 Padang menghadirkan orang tua dan wali peserta didik baru untuk mengikuti sosialisasi mengenai pelaksanaan MPLS Ramah. Kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan yang mengamanatkan agar orang tua memperoleh informasi secara langsung mengenai pelaksanaan MPLS, sehingga tercipta sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi peserta didik memasuki lingkungan belajar yang baru.

Kepala SMKN 2 Padang, Sahfalefi, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelibatan orang tua sejak awal merupakan bentuk komitmen sekolah dalam membangun komunikasi yang baik dengan keluarga peserta didik. Menurutnya, SMKN 2 Padang menjadi sekolah pertama di Kota Padang, bahkan diperkirakan di Sumatera Barat, yang menyelenggarakan sosialisasi MPLS dengan menghadirkan orang tua secara langsung. Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Sumatera Barat, Budi Hermawan, S.Pd., M.Si.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ahmad Gandana, S.Pd., Kons., menjelaskan bahwa konsep MPLS Ramah mengedepankan tiga prinsip utama, yakni ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya. Ramah anak diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan yang bebas dari perpeloncoan, kekerasan, maupun perundungan. Ramah lingkungan diterapkan dengan membiasakan peserta didik menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Sementara ramah biaya berarti seluruh kegiatan dilaksanakan tanpa membebani orang tua maupun peserta didik dengan pungutan yang tidak diperlukan.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik baru mengikuti berbagai materi yang bertujuan membentuk karakter serta memperkenalkan budaya sekolah. Materi utama meliputi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), Pagi Ceria, etika bermedia sosial, budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), Gerakan ASRI, serta Gerakan Rukun Sama Teman. Selain itu, peserta juga memperoleh materi pilihan berupa edukasi tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA, fenomena sosial dan perilaku menyimpang pada remaja, serta pengenalan budaya sekolah sebagai identitas SMKN 2 Padang.

Seluruh rangkaian kegiatan mendapat pengawalan langsung dari kepala sekolah, jajaran pimpinan, guru, tenaga kependidikan, panitia, serta dukungan penuh dari orang tua peserta didik. Kehadiran seluruh unsur tersebut diharapkan mampu menciptakan pelaksanaan MPLS yang tertib, aman, edukatif, dan memberikan pengalaman pertama yang berkesan bagi peserta didik baru.

Melalui tema "Datang Ceria, Pulang Bahagia", SMKN 2 Padang berharap kegiatan MPLS Ramah 2026 menjadi awal yang baik bagi peserta didik dalam menumbuhkan semangat belajar, membangun karakter yang kuat, mempererat rasa kebersamaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, aman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah. Dengan semangat kolaborasi antara sekolah dan orang tua, diharapkan peserta didik mampu berkembang menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(*).

Admin :
Fajri HR.