Okt 25, 2026
PAYAKUMBUH—Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kota Payakumbuh. Iwan, S.E. (52), salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai staf fungsional pada Bagian Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Payakumbuh, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.
Almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugasnya sebagai ASN. Di luar aktivitas kedinasan, Iwan juga dikenal aktif dalam komunitas otomotif Yamaha XMAX Owner Sumatera (XOS).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tragis tersebut terjadi saat korban mengendarai sepeda motor Yamaha XMAX dari arah Padang menuju Bungo, Provinsi Jambi.
Setibanya di Jorong Kampung Baru, Kenagarian Sungai Rumbai Timur, korban diduga terkejut melihat sebuah truk berwarna kuning yang hendak berbelok ke kanan jalan.
Diduga kehilangan kendali setelah melakukan pengereman mendadak, sepeda motor yang dikendarai korban terjatuh. Korban mengalami benturan keras di bagian kepala saat terhempas ke permukaan aspal dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut turut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai status perjalanan rombongan, mengingat salah seorang korban merupakan ASN Pemerintah Kota Payakumbuh.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Drs. H. Rida Ananda, M.Si., yang juga merupakan pembina komunitas XOS, memberikan klarifikasi bahwa perjalanan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan agenda kedinasan pemerintah daerah.
Menurut Rida, rombongan yang melakukan touring ke Provinsi Jambi merupakan anggota komunitas XMAX yang berasal dari sejumlah daerah, yakni Kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Sawahlunto.
“Yang ikut touring itu komunitas XMAX, ada ASN, pihak swasta, dan unsur lainnya. Mereka berasal dari Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, dan Sawahlunto. Jumlahnya 14 orang, enam di antaranya ASN, sedangkan yang lainnya berasal dari berbagai latar belakang,” jelas Rida.
Ia menegaskan, keenam ASN yang mengikuti perjalanan tersebut telah mengajukan dan memperoleh izin cuti. Dengan demikian, perjalanan itu bukan merupakan kegiatan resmi pemerintah daerah dan tidak menggunakan agenda kedinasan.
“Dari enam ASN yang ikut, semuanya sudah mendapatkan izin cuti. Tidak ada kegiatan kedinasan sama sekali. Ini murni kegiatan komunitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rida menjelaskan bahwa perjalanan ke Jambi tersebut telah direncanakan jauh hari sebelumnya. Salah satu tujuannya adalah bertemu dengan Ketua XOS Sumatera, Filius Candra, yang berada di Jambi, sekaligus membahas persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XOS yang semula dijadwalkan berlangsung di Kota Payakumbuh pada 14 November 2026.
Namun, musibah yang menimpa salah seorang anggota komunitas tersebut membuat pihaknya mempertimbangkan kembali pelaksanaan agenda organisasi.
“Rencana kami akan menggelar Rakernas XOS pada 14 November 2026 di Payakumbuh. Karena Ketua XOS Sumatera, Bapak Filius Candra, berada di Jambi, maka perjalanan ke Jambi dan sekitarnya sudah kami jadwalkan sejak jauh hari,” ungkapnya.
Akan tetapi, setelah terjadinya musibah yang merenggut nyawa Iwan, pihaknya meminta agar pelaksanaan Rakernas XOS dipindahkan ke daerah lain.
“Karena adanya musibah ini, kami meminta agar pelaksanaan Rakernas dipindahkan ke daerah lain saja. Kami dari keluarga besar komunitas XOS sangat berduka dan merasa kehilangan yang mendalam. Almarhum adalah orang baik dan sangat aktif dalam organisasi,” tutur Rida.
Dalam struktur komunitas XOS, Deswandi, yang dikenal sebagai urang mudiak, merupakan ketua komunitas, sementara Rida Ananda selama ini bertindak sebagai pembina. Rida juga disebut kini masuk dalam jajaran pembina XOS tingkat pusat.
Kepergian Iwan menjadi kehilangan besar bagi keluarga, rekan kerja, serta keluarga besar komunitas XOS. Almarhum tidak hanya dikenal sebagai ASN yang menjalankan tugasnya, tetapi juga sebagai anggota komunitas yang aktif menjalin kebersamaan dan persaudaraan antarpenggemar sepeda motor Yamaha XMAX.
Pihak keluarga besar komunitas berharap musibah tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati, menjaga keselamatan, dan mengutamakan kewaspadaan selama berkendara.
Selamat jalan, Iwan. Dedikasi, kebaikan, dan kebersamaan yang telah ditorehkan semasa hidup akan selalu dikenang oleh keluarga, rekan kerja, dan sahabat di komunitas XOS.
(*).